Puisi Kemerdekaan
Perjuangan Pertiwi
Karya: Cherry Chrisanty/09
Bertahun – tahun pertiwi dijajah
Jadi pesuruh negeri penjajah
Tapi…
Bangsa tak kenal lelah
Terus pertiwi susun siasat
Tuk jadikan mereka bosan
Taktik gerilyapun dicoba
Bambu runcing pertiwi gunakan
mengusir ketidakadilan
Sayangnya…
Ketidakadilan belum juga pergi
Kebosanan belum sampai ke pikiran mereka
Terus mereka rebut kekayaanmu
Terus mereka kuasai alammu
Mereka buat kau jadi tak berdaya
Bahkan…
Kau biarkan kehormatanmu diinjakKau sadar…
Lelah tak kau butuhkan untuk menghadapi mereka
Yang ada dibenakmu hanyalah
Sebuah kata kebebasan yang tlah lama diimpikan pertiwi
Teruskau nyalakan api perjuanganmu
Tuk menyampai puncak merdekamu
Tak ada lagi ketidakadilan
Tak ada lagi ketidakberdayaan
Yang ada hanyalah…
Sebuah kata KEMERDEKAAN
Bunga Bangsa
Karya:Cherry Chrisanty/09
Demi kata MERDEKA
Kau kerahkan seluruh kekuatanmu
Kau maju ke garis depan
Tuk menentang belenggu yang menghadang
Kau pertaruhkan hidupmu
Kau biarkan darahmu yang suci mengering
Kini semua tlah kau genggam
Merdekamu t’lah kembali ke tanganmu
Merah putih yang kau perjuangkan
T’lah kembali kau tancapkan ke tanah bangsa
Sang saka tlah berkibar menghiasi langit nan biru
Sekarang…
Belenggu t’lah pergi meninggalkan pertiwi
Pertanda…
Pengorbananmu tak sia- sia
Taruhanmu berbuah manis
Namun…
Kau pergi…
Kau pergi meninggalkan warisan termahalmu
Kau tiada dengan satu harapan
Kelak kau ingin lihat pertiwi terus berjaya
Terima kasih wahai bunga bangsa
Warisanmu kan kami jaga
Harapanmu kan kami wujudkan
Karna…
Engkau adalah bunga
Bunga yang pernah tumbuh bagi bangsa
Dan kan terus merekah di hati bangsa
Puisi Cinta
Baru Kutahu Cinta
Karya: Cherry Chrisanty
Dahulu kau tersenyum padaku
Dahulu kau pandang aku dengan mata indahmu
Semua itu hanya kenangan bagiku
Ku tak pernah tahu
Mengingatmu di bayangku membuat getar hatiku
Mengenang pandang tajam indah matamu
Membuat ceria hatiku
Kau warnai duniaku dengan warnamu
Kau merahkan hatiku dengan amarahmu
Kau birukan benakku dengan cerita indahmu
Namun kutahu
Kau telah pergi dariku
Kau pergi tanpa meninggalkan jejakmu
Hanya satu kata yang kau berikan padaku
“AKU SELALU ADA UNTUKMU”
Kata itulah yang selalu terngiang di telingaku
Kata itulah yang selalu kusimpan dalam benakku
Hingga waktu menyadarkanku
Tlah kutemukan arti cinta
Puisi Kemanusiaan
Tikus dalam Persembunyian
Karya : Cherry Chrisanty
Katakan kepada kami…
Sampai kapan jerih payah kami engkau hisap
Melalui senyum manismu
Yang tak pernah menjadi hiburan
Katakan kepada kami…
Sampai kapan engkau memperdaya keringat kami
Dengan berbagai tagihan hidup
Berbagai tagihan yang kau namai pajak
Katanya negeri ini negeri bersama
Kau aumi kami dengan tipu dayamu
Kau bakar kami dengan bom harga sembako
Bom yang kau buat demi melindungimu
Kami dapat kau perdaya
Kami dapat kau gigit
Tapi kami tetaplah manusia
Bukan manusia seperti tikus dalam kubangan
Seharian kau tertawa di ruang dinginmu
Sementara budakmu terbakar panas mentari
Seharian kau campakkan bulir – bulir padi
Sementara kami mengais sesuap nasi penuh harapan
Engkau perdaya kami
Engkau bohongi kami
Tapi kami tetaplah manusia yang kau anggap kulimu
Namun engkau lebih hina dengan topengmu
Topeng yang kau pakai dalam harimu
Untuk menutup identitasmu
Jatidirimu sebagai tikus dalam persembunyian